oleh

Sosialisasi ‘Hidup100%’, Forkopimda Sulbar, KNPI dan Sejumlah OKP Ngopi Bareng

banner 728x90

MAMUJU, DIKITA.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Barat, bersama KNPI Sulbar dan sejumlah OKP menggelar ngopi bareng di warkop Daeng Arief, Jl. Pengayoman, Mamuju, Sabtu (25/07/20).

Kegiatan yang berlangsung sederhana ini, dihadiri oleh Gubernur Sulbar, Kajati Sulbar, Kepala BNNP Sulbar, Sekprov Sulbar, Anggota DPRD Sulbar, Kepala Kesbangpol Sulbar, KNPI Sulbar, HMI, GMNI, Pemuda Pancasila dan sejumlah OKP lainnya.

Sekretaris DPD I KNPI Sulbar, Muh. Abrar Dg. Materru menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk dilakukan secara berkesinambungan agar pemerintah khususnya yang ada di lingkup Provinsi Sulawesi Barat dapat terus berbaur dengan para pemuda dan para OKP yang ada.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebab yang terpenting adalah bagaimana agar para pemimpin kita ini dapat berbaur dengan teman-teman OKP yang ada dibawah, semoga ini dapat terus berlanjut,” kata Abrar.

Forkopimda Sulbar, KNPI dan Sejumlah OKP Ngopi Bareng, Sabtu (25/07/20)

Memanfaatkan ruang diskusi yang baik dengan para pemuda dan sejumlah OKP, Kajati Sulbar dan Kepala BNNP Sulbar juga melakukan sosialisasi tentang gerakan anti Narkotika dengan takeline “Hidup 100 Perser” (Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba).

“Usai melakukan kunjungan ke Lapas Mamuju, kami singgah untuk ngobrol santai sambil ngopi dengan kawan-kawan OKP, ada KNPI, Pemuda Pancasila, HMI, GMNI dan OKP lainnya,” kata Darmawel Azwar, Kajati Sulbar.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulbar menjelaskan, bahwa saat ini ada 803 jenis Narkotika baru dan telah masuk ke Indonesia sebanyak 77 jenis, dari 77 jenis ini sudah ada 72 jenis yang telah masuk kedalam Undang-Undang Narkotika, termasuk diantaranya berbagai jenis baru yang sangat berbahaya.

“Walau pun semuanya belum masuk kedalam Undang-Undang kita, yang pasti hidup adalah pilihan, kita mau masuk kejurang kehancuran, atau kita ingin Hidup 100 persen, itu adalah pilihan kita masing-masing,” tegas Kepala BNNP Sulbar, Kombes Pol Drs Sumirat Dwiyanto.

Ditempat yang sama, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyinggung beberapa hal yang sedang menjadi sorotan para pemuda dan OKP di Sulbar, dirinya berjanji akan segera menyelesaikan tuntutan tersebut.

Tak hanya itu, pemprov sulbar juga berencana untuk terus melakukan sosialisasi anti narkotika salah satunya dengan kegiatan pelatihan khusus terkait anti narkotika bagi para pemuda.

Selain sosialisasi anti narkoba, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian doorprize bagi setiap peserta yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan. (*/rfa)

image_pdfimage_print

Komentar

News Feed