oleh

Kembali Positif Usai Divaksin, Suraidah: Gejala Covid-19 Terbukti Lebih Ringan

banner 728x90

MAMUJU, DIKITA.id – Tidak ada yang menjamin bahwa Vaksin 100 persen melindungi tubuh kita dari paparan Covid-19. Namun, jika sudah melakukan vaksin dan terinfeksi Covid-19, gejalanya tidak akan separah orang yang belum divaksin.

Hal ini juga dirasakan oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Hj. St. Suraidah Suhardi setelah dinyatakan kembali positif usai melakukan vaksin.

Sebelumnya, pada Kamis, 28 Januari 2021 lalu iya dinyatakan positif Covid-19 untuk pertama kalinya. Saat itu ia merasakan gejala deman dan sesak nafas hingga diberikan bantuan oksigen.

Usai mengikuti vaksinasi, politisi cantik Partai Demokrat ini kemudian kembali mengumumkan bahwa dirinya dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil test PCR dari BPOM Mamuju pada Kamis, 15 Juli 2021 lalu.

“Efek Vaksin itu sangat berpengaruh, beda saat pertama kali saya terpapar, banyak gelaja yang saya rasakan, dan alhamduulilah saat ini saya tidak merasakan gelaja yang berarti,” kata Suraidah kepada dikita.id, Jumat (16/7/21).

Ia menyampaikan, hal sama juga dirasakan oleh beberapa anggota keluarganya yang juga saat ini dinyatakan positif Covid-19 dan sudah mengikuti vaksin.

“Kami sekeluarga sudah melakukan vaksin, dan mereka yang kembali positif juga tidak merasakan gejalan berarti,” tutur Suraidah.

Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Sulawesi Barat untuk tidak takut ikut program vaksinasi, sebab vaksin memang tidak menjamin kita tidak terpapar kembali tetapi resikonya bisa kita minimalisir.

“Vaksin itu ibarat seperti saat kita lagi naik motor dan memakai helm, kalau kita jatuh, lukanya tidak akan parah karena kita memakai helm, begitulah kira-kira peran vaksin,” ungkapnya.

Ia juga menghimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 dengan 5M, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Saat ini saya masih menjalani isolasi mandiri. Mohon doanya agar bisa segera pulih kembali,” demikian tutup Suraidah.

zul/rfa

image_pdfimage_print

Komentar

News Feed