oleh

Sosialisasi 4 Pilar, SDK Tegaskan Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa

banner 728x90

MAMUJU, DIKITA.id – Merawat persatuan dan kesatuan menjadi kunci berdirinya suatu bangsa yang kokoh, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hal ini disampaikan Anggota MPR RI DR. H. Suhardi Duka (SDK) saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

“Merawat persatuan dan kesatuan adalah tanggungjawab seluruh elemen bangsa Indonesia, itu yang mesti selalu kita tanamkan pada generasi penerus kita,” kata SDK, Sabtu (13/03/21).

Ia menjelaskan, ideologi Pancasila menjadi perekat pemersatu bangsa. Dimana Pancasila merupkan pandangan atau nilai-nilai luhur budaya dan religius yang digunakan bangsa Indonesia. Hal ini berarti bahwa setiap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila adalah ideologi kita, ideologi bangsa kita, yang berarti merupakan kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir kita untuk mencapai tujuan sebagai Bangsa Indonesia,” ungkapnya.

“Pancasila Sebagai konsensus nasional yang telah menyatukan beragam entitas budaya, suku, agama, dan golongan, Pancasila adalah kunci eksistensi bangsa Indonesia yang tetap bersatu meskipun menghadapi berbagai tantangan, lanjut SDK.

Lebih lanjut dijelakan, MPR sebagai lembaga negara yang bertanggungjawab penuh dalam mengawal ideologi Pancasila, juga merupakan pelaksanan kedulatan rakyat yang memiliki peran tertinggi dalam mengubah dan menetapkan konstitusi.

“MPR juga mengemban tugas memasyarakatkan nilai-nilai Pancasila sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD,” kata SDK.

Untuk itu, ia berharap agar masyarakat khususnya yang ada di provinsi Sulawesi Barat agar terus dapat merawat dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta tidak terpengaruh terhadap ideologi lain yang ingin merusak ideologi Pancasila.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh peserta dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Majene, diantaranya Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, Para Penggiat Media Sosial, Pemuda, Tokoh Masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

zul/rfa

image_pdfimage_print

Komentar

News Feed