oleh

PEKERTI XXV UMI Diikuti 63 Perguruan Tinggi se-Indonesia

banner 728x90

MAKASSAR, DIKITA.id – Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Pelatihan Teknik Instruksional (PEKERTI) Angkatan XXV secara virtual yang berlangsung mulai tanggal 9 hingga 17 Januari 2023.

Kegiatan pekerti ini diikuti oleh 146 peserta dari 63 perguruan tinggi di 22 provinsi Indonesia dan dibuka oleh Rektor UMI diwakili Wakil Rektor V Prof Dr Ir H M Hattah Fattah MS.

Guru Besar FPIK UMI ini dalam sambutannya menyampaikan akan tanggung jawab dosen dalam melaksanakan tugas tridharma perguruan tinggi dengan sebaik-baiknya termasuk dalam pendidikan dan pengajaran.

“Perkembangan dan tantangan di era saat ini diharapkan melalui Pelatihan Pekerti LP2S UMI memberikan bekal yang cukup untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang hingga kami semua menjadi dosen profesional,” urainya.

Mantan Ketua LP2S UMI ini juga mengatakan bahwa dosen profesional akan mendapatkan pengakuan dari pemerintah dalam bentuk sertifikasi dosen. Dengan salah satu syaratnya yaitu Sertifikat Pekerti yang didapatkan melalui pelatihan untuk menjadi dosen yang profesional.

“Semoga pelatihan ini dapat berjalan lancar dan kalau terdapat kendala mohon segera disampaikan kepada kami, karena komitmen kami adalah memberikan yang terbaik hingga mencapai sasaran pembelajaran yang disepakati bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LP2S UMI Prof Dr H Baharuddin Semmaila SE MSi dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada peserta atas kepercayaannya memilih UMI sebagai tempat pelatihan Pekerti di antara 54 penyelenggara Pekerti di Indonesia.

“Kepada para instruktur, panitia dan peserta, UMI terus berkomitmen sebagai penyelenggara Pekerti yang profesional, unggul dan terpercaya, dengan 155 perguruan tinggi di Indonesia yang telah mempercayakan hal tersebut kepada UMI,” ucapnya.

Guru Besar FEB UMI juga melaporkan bahwa Pekerti Angkatan XXV kali ini diikuti sebanyak 146 peserta dari 63 perguruan tinggi di 22 provinsi Indonesia dengan 19 narasumber dan 6 pendamping micro teaching.

“Modul pelatihan pekerti yang dihasilkan UMI disesuaikan dengan kurikulum Pekerti Kemendikbudristek RI serta telah mengalami pengembangan kurikulum oleh Tim Ekosistem Pembelajaran Inovatif,” ungkapnya.

Adapun capaian yang diharapkan setelah mengikuti pelatihan Pekerti ini yaitu mampu merencanakan kegiatan pembelajaran dengan baik yang tercermin dalam RPS.

Selanjutnya mampu mendemonstrasikan kemampuan pembelajaran yang tercermin dalam kegiatan micro teaching. “Selain itu peserta ampu mengukur CPL pada mata kuliah yang di ampunya,” tutupnya.

image_pdfimage_print
Spread the love

Komentar

News Feed