oleh

BPJS Kesehatan Mamuju Terus Gaungkan Program REHAB

banner 728x90

MAMUJU, DIKITA.id – BPJS Kesehatan tak henti-hentinya berupaya untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat yang mempunyai tunggakan iuran kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Upaya saat ini yang digalakkan adalah program Rencana Pembayaran Iuran Bertahan (REHAB).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju melalui Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan, Wahri mengungkapkan bahwa saat ini Program REHAB juga sangat digalakkan di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Pasangkayu. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN dan BPJS Kesehatan Care Center 165.

“Program REHAB di Cabang Mamuju disambut baik oleh peserta. Memang terkendala terkait belum banyaknya peserta yang memiliki dan mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Untuk capaian Program REHAB di Mamuju sudah mencapai 297 peserta,” ungkapnya, Rabu (20/07).

Wahri juga menceritakan, di Mamuju Program REHAB sudah digalakkan melalui sosialisasi, media cetak dan media komunikasi lainnya. Ia berharap peserta JKN yang mempunyai tunggakan segera mengetahui program terbaru dari BPJS Kesehatan tersebut.

“Dalam meningkatkan upaya masyarakat mengikut Program REHAB, kami telah membuat spanduk, banner bahkan melakukan WA Blast ke semua peserta menunggak di atas 4 sampai dengan dua puluh empat bulan wilayah Cabang Mamuju, agar informasi terkait kemudahan membayar secara mencicil melalui Program REHAB dapat diketahui oleh masyarakat,” sampainya.

Kebaikan Program REHAB diakui oleh masyarakat di Mamuju, Frengky mengakui hadirnya Program REHAB cukup baik untuk masyarakat karena bisa meringankan tunggakan iuran. Sehingga kewajiban peserta akan terbantu dengan adanya program tersebut.

“Program REHAB baik untuk meringankan tunggakan iuran masyarakat. Selain itu peserta JKN yang mempunyai kewajiban terhadap BPJS Kesehatan akan semakin mudah membayarkannya, karena BPJS Kesehatan sudah sangat membantu dan menolong banyak masyarakat yang mempunyai keluhan kesehatan,” tegasnya.

Frengky menambahkan, setelah BPJS Kesehatan memasang sosialisasi berupa banner di tokonya, masyarakat jadi cukup banyak yang mengetahui adanya program tersebut. Ia juga berharap peserta JKN yang mempunyai tunggakan akan segera mengikuti dan melunasi tunggakan iuran.

“Semenjak BPJS Kesehatan memberikan sosialisasi melalui banner, banyak masyarakat yang belanja di toko saya jadi mengetahui program ini. Saya berharap juga kedepan peningkatan BPJS Kesehatan akan memberikan layanan yang lebih baik,” tutupnya.

adv/wr/af

image_pdfimage_print
Spread the love

Komentar

News Feed