oleh

Ketua DPC PKB Mamuju Soroti Pernyataan Marvie Parasan

banner 728x90

MAMUJU, DIKITA.id Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamuju, Muh. Bakri Bestari menyoroti pernyataan Marvie Parasan terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju Desember mendatang.

Ia menganggap pernyataan Marvie terlalu sesumbar dan terkesan asal bunyi.

Pernyataan Mervie Parasan disalah satu media menganalogikan Pilkada Mamuju nanti bak pertandingan sepak bola antara klub raksasa Spanyol, Barcelona melawan tim asal Indonesia, PSM Makassar meski dilatih Jose Mourinho tetap tidak bisa kalahkan Barcelona, itu dianggap terlalu sesumbar.

Marvie menyebut Habsi-Irwan masih terlalu kuat untuk dibandingkan dengan Sutinah. Lebih jauh, Mervie Parasan menyebut, sepanjang sejarah pasca-Orde Baru, belum ada petahana jilid II yang tumbang.

“Pernyataan Mervie yang mengatakan sejak orde baru belum pernah ada petahana jilid 2 tumbang, adalah keliru dan buta sejarah Mamuju,” kata Bakri Bestari. Selasa (2/6).

Lebih lanjut Bakri menjelaskan, Pilkada 2005 di Mamuju, pada saat itu Almalik Pababari adalah incumbent (Petahana). Dan kemudian tumbang dikalahkan oleh Suhardi Duka.

Sambung kata Bakri, Jadinya lucu, asal ngomong ngak tau sejarah, Pak mervie ini adalah Anggota DPRD Mamuju dari partai Hanura. Masa tidak kenal sama Almalik Pababari. Beliau 2 periode jadi anggota DPRD Provinsi Sulbar dari partai Hanura.

“Pak Almalik juga adalah orang tua kandung pak Irwan SP Pababari. Ketua DPW Partai Hanura. Seharusnya pak Mervie memberi pendidikan politik yang baik. Saya menilai pak Mervie melakukan upaya pembohongan publik,” pungkas Bakri.

image_pdfimage_print

Komentar

News Feed