oleh

Andi Ruskati-Samsul Mahmud Diprediksi Jadi Pasangan Kuat di Pilkada Polman

banner 728x90

POLMAN,DIKITA.id – Setelah digadang-gadang bakal berpasangan di Andi Bebas Manggazali untuk Pilkada di Kabupaten Polewali Mandar pada 2024 mendatang, nama Andi Ruskati Ali Baal kembali menjadi perbincangan di laman-laman media sosial.

Pegiat media sosial mulai menerka-nerka terkait siapa figur  lain yang bakal mendampingi Ketua DPD Gerindra Sulbar itu pada Pilkada 2024 mendatang. Selain Andi Bebas Manggazali yang digadang-gadang akan mendampingi  Andi Ruskati, juga muncul figur lain yakni, ketua DPD II Golkar Polman, H.Samsul Mahmud (Samsul).

Mencuatnya nama Andi Ruskati dari Partai Gerindra dan Samsul Mahmud dari Partai Golkar, sebagai tokoh yang digadang-gadang akan maju di Pilkada Polman, ditanggapi biasa Direktur Institute of Research and Democracy Sulawesi Barat (IRD Sulbar).

“Partai politik manapun, jika menyatakan maju dan berpasangan dengan siapa dalam pemilihan Bupati Polewali Mandar Tahun 2024, tentu akan jadi pembicaraan khalayak, tapi itu sifatnya masih biasa-biasa saja,” kata Aby.

Dia menuturkan, tokoh-tokoh yang bakal mencalonkan diri sebagai Bupati pada Pilkada Polman mendatang telah mempersiapkan diri, untuk membangun  komunikasi lintas partai dalam rangka berkoalisi.

“Hanya saja, dari segi popularitas, Andi Ruskati, selain dikenal sebagai Istri Gubernur, Ketua Partai Gerindra, beliau juga sebagai Anggota DPR-RI perwakilan Sulawesi Barat, lebih mudah diperkenalkan,” tuturnya.

Tokoh pemuda Polman, Hasbi Rukman menilai jika Andi Ruskati Ali Baal berpasangan dengan Samsul Mahmud di Pilkada Polman akan menjadi satu pasangan yang cukup kuat. Indikatornya, kedua tokoh tersebut adalah pimpinan Partai Politik.

“Golkar juga kan pemenang Pileg Tahun 2019 lalu, disitu kan kita bisa menghitung suara. Kalau Ruskati kan Ketua Gerindra kan,” sebutnya.

Dengan pencapaian Pileg Tahun 2019 lalu, yang sukses meraih posisi Wakil Ketua II di DPRD Kabupaten Polman, kata Hasbi, menjadi bukti bahwa Partai Gerindra memiliki jumlah suara yang lebih unggul dari fraksi lainnya. “Dengan jumlah raihan kursi di DPR, itu kan bisa dijadikan salah satu tolok ukur, bahwa mereka memiliki kekuatan pada saat bertarung,” pungkasnya.

mp/zul

image_pdfimage_print

Komentar

News Feed