1

Kunker di Mamasa, SDK Salurkan Bantuan Senilai 1 miliar Rupiah

MAMASA, DIKITA.id – Anggota Komisi IV DPR RI DR. H. Suhardi Duka bersama sejumlah kementrian yang menjadi mitra kerjanya kembali melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Selasa, (19/7/22).

Berada di Badan Anggaran dan Anggota Komisi IV DPR RI yang bermitra dengan Kementrian Pertanian, Kementrian Kelautan dan Perikanan serta Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), SDK sapaan akrab DR. H. Suhardi Duka kini menjadi satu-satunya tumpuan dan harapan masyarakat Sulawesi Barat khususnya para petani dan nelayan.

SDK pun tak menyianyiakan kesempatan tersebut, ia terus memberikan perhatian serius kepada seluruh masyarakat Sulawesi Barat dengan menyalurkan berbagai bantuan setiap tahunnya seperti sarana dan prasarana pertanian baik dalam bentuk bantuan langsung maupun dalam bentuk pelatihan untuk menambah pengetahuan masyarakat.

Kabupaten Mamasa misalnya, SDK bersama sejumlah kementrian yang menjadi mitranya seperti Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementrian Pertanian serta Kementrian Kelautan dan Perikanan, SDK menyerahkan sejumlah bantuan Kelompok tani dan Kelompok nelayan dengan nilai kurangĀ lebih 1 miliar rupiah.

Bantuan tersebut disalurkan dalam berbagai bentuk seperti bantuan bibit, sarana pertanian, Unit Pengolahan Pupuk Organik (Uppo), budidaya ikan air tawar (bioflok), paket pengolahan pakan ikan, bantuan paket pengan pekarangan hingga bantuan ternak.

Meski meraih suara yang relatif kecil di Kabupaten Mamasa pada Pemilihan Legislatif 2019 lalu, SDK tetap berkomitmen untuk memajukan masyarakat Mamasa khususnya di bidang Pertanian dan Perikanan air tawar.

“Suara saya di Mamasa ini terbilang kecil dibanding Kabupaten lain. Makanya 2 setengah tahun ini saya baru berkunjung ke Mamasa, saya dahulukan Kabupaten lain yang menyumbang suara terbanyak untuk saya,” kata SDK dengan candaan khasnya.

Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Tehnik Pengelolaan Bantun Prasarana dan Sarana Pertanian Guna Mendukung Percepatan dan Pelaksanaan Program dan Kegiatan PSP yang berlangsung di Hotel Aula Dian Satria, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Selasa (19/7/22).

Ia juga menguraikan bahwa Kabupaten Mamasa yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah khususnya di bidang pertanian dan perikanan air tawar sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Tak hanya itu, penduduk kabupaten Mamasa pada tahun 2021 berjumlah 163.870 jiwa dengan kepadatan penduduk 55 jiwa/km persegi. Kabupaten Mamasa merupakan destinasi utama Pariwisata di Sulawesi Barat karena memiliki banyak destinasi wisata yang indah dan menarik.

“Kabupaten Mamasa ini potensinya luar biasa, kedepan kita bisa desain semuanya, Pertanian misalnya, masyarakat jangan lagi bertani secara tradisional, pertanian kita sudah harus berbasis teknologi, karane dengan begitu produktifitasnya juga akan jauh lebih besar, begitu juga dengan produk unggulan seperti kopi,” urai SDK.

Pada kesempatan yang sama, Ia juga mengingatkan dalam menyambut pesta demokrasi mendatang rakyat harus memilih pemimpin atau wakil rakyat yang benar-benar bisa memperjuangkan nasib rakyat.

“Pemimpin yang baik pasti akan lahir dari proses demokrasi yang baik, bukan dengan politik uang,” ucap SDK.

Untuk memperbaiki daerah kita ini, harus baik dari hulu, jika hulunya tidak baik, yakin lah muaranya juga akan rusak. Sama halnya dengan dengan politisi, jika hanya mengandalkan uang, maka yakin lah hasil demokrasi kita akan buruk, paparnya.

“Saya harap kedepan tidak ada lagi pemilih yang tergoda karena politik uang, demi kemajuan daerah kita,” demikian tutup SDK.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Sulbar, Firman Argo Waskito, Anggota DPRD Mamasa Fraksi Partai Demokrat, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Mamasa, Dirjen KLHK, Camat Mamasa, Kepala Desa serta peserta bimtek.

wah/rfa